business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Kawal Program Strategis Nasional, Kapolres Bondowoso Hadiri Kunjungan Kerja Tiga Kementerian

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Komitmen Kabupaten Bondowoso dalam mendukung program swasembada pangan nasional kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja gabungan tiga kementerian yang menjadikan Bondowoso sebagai salah satu daerah percontohan pengembangan pertanian organik berbasis inovasi dan teknologi, Senin (20/7/2026).

Dalam agenda strategis tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif.

Kunjungan kerja yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.44 WIB itu dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso, akademisi Universitas Muhammadiyah Malang, Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, kepala OPD, camat, hingga kepala desa di Kecamatan Wonosari.

Rombongan memulai kegiatan di Pendopo Bupati Bondowoso dengan prosesi penyambutan dan ramah tamah. Selanjutnya, rombongan menuju lokasi tanam perdana untuk melaksanakan penanaman padi organik secara simbolis, dilanjutkan pelepasan truk pengiriman beras organik serta peninjauan fasilitas produksi sebagai bentuk kesiapan Bondowoso dalam mendukung penguatan sektor pertanian berbasis organik.

Puncak kegiatan berlangsung dalam forum sarasehan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan tari penyambutan, serta doa bersama. Momentum penting dalam kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai langkah memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan pertanian organik.

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. menyampaikan bahwa Bondowoso memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga swasembada pangan nasional. Menurutnya, pengembangan pertanian organik yang telah dirintis sejak 2013 bersama Universitas Muhammadiyah Malang kini berkembang hingga sekitar 250 hektare lahan dan akan terus diperluas untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Ir. Nazaruddin Malik, S.T., M.M. menjelaskan bahwa pengembangan pertanian di Bondowoso menerapkan metode PM AAS (Pertanian Modern Agricultural Advance System) agar lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Melalui kerja sama tersebut diharapkan beras organik Bondowoso mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. menilai keberhasilan Bondowoso menjadi bukti nyata bahwa transformasi pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia menuju visi Indonesia Emas.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. kepada awak media Masbhabinnews menegaskan bahwa Polri siap menjadi bagian dari setiap langkah pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung seluruh program strategis pemerintah agar dapat berjalan optimal. Sinergi antara pemerintah, akademisi, petani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Kami akan terus mengawal setiap program pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Kapolres.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Bondowoso melaksanakan pengamanan dan pengaturan secara maksimal sehingga seluruh rangkaian kunjungan kerja berjalan dengan tertib, kondusif, dan sesuai agenda yang telah direncanakan.

Kehadiran Kapolres Bondowoso bersama jajaran dalam agenda nasional tersebut menegaskan komitmen Polri sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mengawal setiap langkah pembangunan. Melalui sinergi yang semakin kuat, Polres Bondowoso optimistis cita cita mewujudkan swasembada pangan nasional berbasis pertanian organik dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Indonesia


|msb

Spanyol Juara Dunia 2026, Nobar Polres Bondowoso Jadi Panggung Kebersamaan Warga Dari Berbagai Kalangan

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Euforia partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina menjadi magnet bagi ratusan masyarakat Bondowoso. Momentum bersejarah itu dimanfaatkan Polres Bondowoso bersama seluruh jajaran Polsek dengan kembali menggelar nonton bareng (nobar) secara serentak di Aula Polres Bondowoso maupun di wilayah hukum masing masing Polsek, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat dari berbagai kalangan. Sejak sebelum pertandingan dimulai, lokasi nobar telah dipenuhi warga yang ingin menikmati atmosfer final Piala Dunia bersama aparat kepolisian dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres, serta jajaran anggota hadir langsung membuka kegiatan di Aula Polres Bondowoso. Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Bondowoso turut memadati lokasi, mulai dari anak anak, remaja, hingga orang tua yang larut dalam semarak pesta sepak bola terbesar di dunia.

Kegiatan nobar ini bukanlah yang pertama. Sejak babak penyisihan Piala Dunia 2026, Polres Bondowoso bersama seluruh jajaran Polsek secara konsisten menggelar nonton bareng bersama masyarakat. Konsistensi tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan ruang kebersamaan yang mempererat hubungan dengan masyarakat melalui olahraga yang digemari seluruh lapisan masyarakat.

Sepanjang pertandingan berlangsung, suasana nobar dipenuhi semangat sportivitas. Pendukung Spanyol maupun Argentina sama sama memberikan dukungan penuh kepada tim favoritnya. Teriakan penyemangat bergema silih berganti, diiringi kibaran bendera masing masing negara yang dibawa para suporter sebagai simbol kecintaan terhadap tim kebanggaan mereka. Meski berbeda pilihan, seluruh penonton tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan menikmati jalannya pertandingan dengan penuh kebersamaan.

Untuk menambah kenyamanan para penonton, panitia menyediakan camilan dan kopi hangat secara cuma cuma. Beragam hadiah menarik dan doorprize juga dibagikan sepanjang acara sehingga semakin menyemarakkan suasana kebersamaan.

Laga final berlangsung sengit hingga menit menit akhir. Ketika pertandingan memasuki masa injury time, Ferran Torres sukses mencetak gol tunggal yang memastikan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Gol dramatis tersebut langsung disambut gemuruh sorak sorai para pendukung Spanyol, sementara pendukung Argentina tetap memberikan apresiasi dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Kapolres Bondowoso mengatakan, kegiatan nobar merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.

"Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin terus memperkuat silaturahmi, menghadirkan kedekatan dengan masyarakat, serta membangun kebersamaan dalam suasana yang penuh kegembiraan," ujarnya kepada awak media Masbhabinnews.

Salah seorang warga mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Polres Bondowoso tersebut. Menurutnya, menyaksikan pertandingan final Piala Dunia bersama aparat kepolisian dan ratusan warga memberikan pengalaman yang jauh lebih berkesan dibandingkan menonton sendiri di rumah.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran Polres Bondowoso. Suasananya luar biasa, layar lebar, ramai, penuh semangat, sehingga kebersamaan yang terbangun benar benar terasa. Momen seperti ini semoga terus diadakan," tuturnya.

Usai peluit panjang dibunyikan, para pendukung Spanyol dan Argentina yang sebelumnya larut dalam persaingan dukungan tampak saling berjabat tangan, berfoto bersama, dan kembali berbaur dalam suasana penuh keakraban. Pemandangan tersebut menjadi cerminan bahwa perbedaan pilihan hanya berlangsung selama pertandingan, sedangkan persaudaraan dan persatuan tetap menjadi kemenangan yang sesungguhnya.

Melalui kegiatan nobar yang digelar secara berkelanjutan sejak babak penyisihan hingga partai final Piala Dunia 2026, Polres Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan ruang kebersamaan yang mampu mempersatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat sportivitas dan kebangsaan. 


|msb

Jangan Nonton Sendiri! Yuk Nobar Final Piala Dunia di Yonif 509 Kostrad

Jember |masbhabinnews.com 

Euforia partai puncak Piala Dunia 2026 akan terasa lebih istimewa di Kabupaten Jember. Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha Kostrad mengundang seluruh masyarakat untuk menikmati kemeriahan laga final melalui kegiatan nonton bareng yang digelar secara gratis di Lapangan Futsal Mayonif 509/BY, Sukorejo, Jember, pada Senin (20/7/2026) mulai pukul 02.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat melalui olahraga yang mampu menyatukan berbagai lapisan tanpa memandang latar belakang. Dengan layar lebar dan suasana penuh kehangatan, masyarakat akan diajak merasakan atmosfer pertandingan paling bergengsi di dunia sepak bola.

Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, nonton bareng ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat persatuan, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Jember.

Komandan Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir bersama masyarakat melalui aktivitas yang positif, edukatif, dan membangun kebersamaan.

"Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan semua kalangan tanpa memandang perbedaan. Melalui nonton bareng Final Piala Dunia 2026 ini, kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang aman, nyaman, dan penuh keakraban bagi masyarakat Jember. Momentum ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat," ujar perwira yang akrab disapa Condromowo 43 tersebut.

Pria ramah asal Cirebon itu menambahkan bahwa kehadiran masyarakat dalam kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Yonif 509/BY Kostrad. Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya tercermin dari profesionalisme dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga dari eratnya hubungan emosional dengan masyarakat.

Kegiatan nonton bareng ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Yonif 509/BY Kostrad mengajak seluruh pecinta sepak bola di Jember untuk datang bersama keluarga maupun sahabat dan menikmati momen bersejarah Final Piala Dunia 2026 dalam suasana yang penuh keakraban.

Letkol Inf Juni Fitriyan dikenal sebagai sosok pemimpin yang humanis, komunikatif, dan selalu mengedepankan kebersamaan. Di bawah kepemimpinannya, Yonif 509/BY Kostrad terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mendekatkan TNI dengan masyarakat, membuktikan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan penguatan persatuan.

Euforia pertandingan akan berakhir ketika peluit panjang dibunyikan, namun nilai kebersamaan yang terjalin dalam momen ini diharapkan tetap hidup di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan dan sportivitas, Yonif 509/BY Kostrad kembali menegaskan bahwa TNI senantiasa hadir sebagai sahabat rakyat, menjaga persatuan serta merawat kebersamaan dalam setiap kesempatan


|msb

Sinergi Aparat dan Pemerintah Sukseskan Kunjungan Menko Pangan di Bondowoso, 350 Warga Terima Bantuan Beras

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, di Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso,  membawa harapan bagi ratusan masyarakat kurang mampu. Di balik suksesnya agenda penyaluran bantuan tersebut, Polsek Curahdami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif melalui pengamanan yang terencana serta sinergi lintas instansi,Sabtu (18/7/2026)

Kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 09.26 hingga 10.00 WIB itu dipusatkan di Kantor Kecamatan Curahdami dan Pondok Pesantren Nurul Islam, Desa Poncogati. Selain menyapa masyarakat, Menko Pangan menyalurkan bantuan beras dan tali asih kepada warga yang membutuhkan.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan Menko Pangan disambut oleh Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid, S.Ag., H. Achmad Samsul Askandar, S.H., M.H., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bondowoso Raden Saudia Yourdan Islami Taufik, S.STP., jajaran Muspika Plus Kecamatan Curahdami, seluruh kepala desa se-Kecamatan Curahdami, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam KH. Syaifullah Khalil, serta 350 warga penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras melalui pelaksanaan operasi pasar murah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau dan ketahanan pangan nasional semakin kuat.

Ia juga mengajak Bupati Bondowoso, tokoh masyarakat, serta unsur pimpinan daerah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Menko Pangan turut menyampaikan apresiasi kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam atas sambutan hangat yang diberikan serta dukungan seluruh masyarakat terhadap program pemerintah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa, sesi dialog bersama para santri, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan 350 paket Beras SPHP masing masing seberat 5 kilogram disertai tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 150 paket diserahkan di Kantor Kecamatan Curahdami, sedangkan 15 paket disalurkan secara simbolis di Pondok Pesantren Nurul Islam sebagai perwakilan dari 200 penerima manfaat lainnya.

Untuk memastikan seluruh agenda berjalan lancar, Polsek Curahdami melaksanakan pengamanan terpadu bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Banser, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak pondok pesantren. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Curahdami dengan melibatkan 20 personel Polri, 18 personel TNI, 10 personel Satpol PP, 2 petugas Dinas Perhubungan, dan 10 anggota Banser, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui rombongan.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H. mengatakan, keberhasilan pengamanan merupakan hasil sinergi seluruh unsur yang memiliki komitmen sama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun tamu negara.

"Pengamanan bukan hanya tentang menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dukungan terhadap setiap program pemerintah. Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh unsur pengamanan dan partisipasi masyarakat, seluruh rangkaian kunjungan Menko Pangan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh suasana kekeluargaan," ujar AKP Muktamar kepada awak media masbhabinnews.

Usai seluruh agenda di Kecamatan Curahdami selesai, rombongan Menko Pangan melanjutkan kunjungan kerja menuju Pabrik Rokok 88 di Kecamatan Tamanan.

Keberhasilan pengamanan ini kembali membuktikan bahwa sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi utama dalam menyukseskan setiap agenda kenegaraan. Dengan semangat kebersamaan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa pelayanan publik yang humanis akan terus menjadi prioritas demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat


 |msb

Call Center 110 Kembali Buktikan Manfaatnya, Dua Remaja Tersesat Berhasil Dievakuasi Polsek Curahdami

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Kecepatan respons jajaran Polsek Curahdami kembali membuahkan hasil. Berbekal laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110, dua remaja yang dilaporkan tersesat di kawasan wisata Puncak Bukit Mahadewa, Desa Kupang, Kecamatan Curahdami, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (17/7/2026).

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan terukur.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., menjelaskan, informasi mengenai adanya dua remaja yang tersesat diterima pada pukul 09.16 WIB melalui tembusan laporan dari Pamapta Polres Bondowoso. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Zumi, warga Desa Pancoran, melalui Call Center 110.

Menerima informasi itu, Kapolsek Curahdami langsung memimpin personel menuju lokasi bersama perangkat Desa Kupang pada pukul 09.30 WIB. Tim yang diterjunkan terdiri atas Ps. Panit Intelkam Aiptu Taufan Soebiantoro, S.H., Kanit Provost Aiptu Bambang Suwarsono, S.Sos., serta Kanit Binmas Aiptu Ari Wibowo, S.Sos.

Dari hasil penelusuran diketahui, kedua remaja tersebut berangkat menuju Puncak Bukit Mahadewa sekitar pukul 09.00 WIB. Mirza Zulkarnaen (18), warga Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, menjemput Anindya Riskyana Bela (16), warga Perum Wijaya Kusuma Taman Sari Blok B Nomor 8, untuk menikmati panorama di kawasan perbukitan tersebut.

Namun, setelah berada di area puncak, keduanya kehilangan orientasi arah sehingga tidak dapat menemukan jalur untuk kembali turun. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian hingga akhirnya dilakukan pencarian.

Berkat koordinasi yang solid antara personel Polsek Curahdami, perangkat desa, serta warga sekitar, kedua remaja berhasil ditemukan dalam kondisi sehat. Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan kondisi fisik, memverifikasi identitas, serta memberikan pembinaan agar lebih memperhatikan aspek keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata alam.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., mengatakan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, respons cepat terhadap setiap laporan yang diterima merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Call Center 110 hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menyampaikan laporan darurat. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengunjung wisata alam, agar selalu mempersiapkan perjalanan dengan baik, mengenali kondisi medan, mengutamakan keselamatan, serta memberitahukan tujuan perjalanan kepada keluarga atau kerabat. Langkah sederhana tersebut dapat meminimalkan risiko terjadinya hal yang tidak diinginkan," ujar AKP Muktamar kepada awak media masbhbainnews.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam harus dinikmati dengan penuh tanggung jawab. Kewaspadaan, persiapan yang matang, serta sinergi antara masyarakat dan kepolisian merupakan kunci terciptanya rasa aman, sehingga setiap perjalanan dapat berakhir dengan selamat dan membawa pengalaman yang berkesan


|msb